Jenis, Fungsi dan Cara Penggunaan Alat Ukur Tanah Dalam melakukan pengukuran tanah diperlukan beberapa alat yang dapat menunjang kegiatan tersebut untuk mendapatkan perhitungan yang akurat. Ke depannya hasil pengukuran tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan seperti survey pemetaan pada permukaan bumi. Beberapa alat yang digunakan ada yang cara penggunaannya sederhana dan ada pula yang menggunakan teknologi yang modern yaitu berbasis digital. Tingkat kesulitan alat yang digunakan tergantung dari cara penggunaan dan komponen yang ada di alat tersebut. Berdasarkan modelnya, alat ukur tanah dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu alat ukur sederhana, alat ukur optik, dan alat ukur elektronik. Simak ulasan di bawah ini untuk memahami alat ukur tanah secara mendetail. Alat Ukur Sederhana 1. Meteran Harga : Rp 50.000,- Alat akur dapat dijumpai dalam berbagai bentuk dan ukuran, bahan alat ukur ada yang terbuat dari kayu, kain, plastik dan juga dari plat b...
Total Station

Harga : Rp 100.000.000,- Total station adalah alat pengukuran tanah untuk menghitung luasan , kontur, dan sebagainya. Total S tation dirancang untuk mengukur jarak horizontal dan kemiringan, sudut dan ketinggian horizontal dan vertikal dalam survei topografi dan pekerjaan geodetik, sebagaimana menjadi solusi survei. Hasil pengukuran dapat direkam ke dalam memori internal T otal S tation dan dapat ditransfer ke komputer pribadi. Kemampuan dasarnya adalah dapat melakukan pengkuran dengan rentang jarak yang jauh, cepat, dan akurat. Total Station dikembangkan dengan mengedepankan kenyamanan maksimal kerja pada pengguna. Total Station mengukur sudut dan jarak ke berbagai titik yang disurvei melalui koordinat dari titik yang diamati (x, y, dan z atau utara, timur, dan elevasi) relatif terhadap Total Station dihitung menggunakan fungsi trigonometrik/geometris.